6 Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Pengajuan Kredit Barang Elektronik—budaya yang menginginkan segala sesuatu haruslah instant, berdampak makin menjamurnya kredit-kredit elektronik di pasaran. Misi mereka adalah memberikan cicilan kredit yang terjangkau untuk barang-barang elektronik berkualitas. Dengan hal tersebut, maka penting bagi anda memperhatikan beberapa hal berikut dalam pengajuan kredit ini.

Ada 6 Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Pengajuan Kredit Barang Elektronik agar pengajuan anda tidak tertolak.

  • Blacklist Leasing

Ya, pastikan nama anda tidak di blacklist oleh pihak leasing manapun atau bank Indonesia. Selain itu anda juga harus memliki track record pembayaran yang baik. Hal ini sangatlah penting dalam pengajuan kredit. Apabila anda memiliki kemampuan untuk membayar, namun nama anda telah masuk dalam daftar blacklist oleh pihak leasing, anda tidak akan dapat mengajukan kredit lagi pada pihak leasing manapun. Sebelum anda bersedia untuk di survey oleh pihak leasing, sebaiknya anda mengetahui terlebih dahulu nama leasing yang hendak mensurvey anda. Dan pastikan anda tidak memiliki masalah kepada pihak leasing tersebut.

  • Usia

Usia anda dalam pengajuan haruslah minimal 21 tahun dan maksimal 60 tahun. Ini adalah ketentuan yang datang dari pihak leasing. Apabila usi anda belum mencapai 21 tahun, maka anda bisa mengalihkan pemohon kepada orangtua dengan ketentuan usia maksimal orangtua adalah 60 tahun.

  • Disetujui Pihak Keluarga

Banyak pengajuan kredit yang ditolak oleh pihak penyedia biaya, hanya akibat anggota keluarga anda tidak menyetujuinya. Sebagai contoh anak yang mengajukan kredit laptop, namun kedu aorangtuanya tidka mengetahuinya. Atau seorang suami yang mengajukan kredit TV, namun sang istri tidak mengetahuinya atau tidak menyetujuinya.

  • Pekerjaan Tetap

Biasanya dilampiran yang dituliskan  akan ada syarat dimana pemohon hasruslah memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap. Hal ini sangatlah penting dalam diterimanya suatu pengajuan. Bahkan tidak disarankan untuk melakukan pengajuan kredit jika anda tidak memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap. Jika anda pekerja baru, setidaknya anda harus bekerja minimal 3 bulan ke atas untuk dapat melakukan pengajuan kredit. Apabila anda adalah seorang pengusaha atau wirausahawan, maka tentu saja diterima atau tidaknya pengajuan anda tergantung dari peghasilan yang anda dapatkan setiap bulannya.

  • DP atau Uang Muka

Hal ini sih tidak diharuskan. Hanya secara umum, kebanyakan pengajuan kepada pihak penjual akan mencantumkan DP untuk dapat diterima atau tidaknya pengajuan anda.

  • Orang Yang Tidak Serumah

Jangan sekali-kali untuk mengajukan kredit untuk orang yang tidak tinggal serumah dengan anda. Pihak peyedia biaya hanya akan menyetujui pembiayaan apabila unit pengajuan akan digunakan oleh pihak keluarga.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *