AC mobil kini telah menjadi fitur wajib pada mobil-mobil keluaran terbaru. Berbeda dengan pandangan kebanyakan orang, AC mobil sebenarnya memiliki fungsi yang lebih kompleks, yakni sebagai perangkat pengatur sirkulasi udara yang ada di dalam mobil, menjaga kelembapan, dan meminimalisir debu yang masuk ke dalam. Dengan demikian, orang-orang yang ada di dalamnya dapat tetap menghirup udara segar. Di negara-negara subtropis yang memiliki 4 musim, AC mobil memiliki fungsi tambahan untuk menghangatkan ruangan mobil pada saat musim dingin. Dengan fungsi kompleks seperti ini, maka merawat AC pun menjadi tugas para pemilik mobil agar AC mobil miliknya awet dan tidak mudah rusak.

Kebanyakan orang memandang sebelah mata perawatan AC mobil. Padahal, merawat AC mobil itu seharusnya sama rutinnya seperti merawat mesin mobil. Coba bayangkan apa jadinya bila AC mobil Anda tidak dingin lagi, atau bahkan tidak menyala? Anda juga yang susah, bukan?

Mengingat biaya perbaikan atau penggantian AC mobil cukup mahal, ada baiknya Anda belajar merawat AC mobil Anda sendiri. Berikut dua tips agar kondisi AC mobil Anda tetap terjaga dan awet.

Jangan menghidupkan AC pada saat suhu dalam mobil sangat panas

Ini sering kali dilakukan oleh pengendara mobil agar suhu ruangan di dalam mobil cepat turun. Ini sama sekali tidak dianjurkan karena AC mobil akan bekerja lebih berat sehingga umur AC akan berkurang. Selain itu, perubahan suhu yang drastis akan membuat dasbor mobil cepat retak-retak.

Sebagai solusi, Anda dapat membuka jendela mobil dan hanya menghidupkan fungsi blower (kipas) hingga suhu dalam kabin turun dengan sendirinya. Jika dirasa sudah cukup dingin, Anda bisa menyalakan AC mobil.

Jangan menghidupkan AC mobil pada saat RPM tinggi

Hal ini memang kelihatan sepele, namun ini dapat membuat AC mobil Anda cepat rusak hingga kompresor AC terlepas. Jika Anda menyalakan dan mematikan AC pada saat RPM (putaran mesin) tinggi, kompresor AC akan langsung menerima tekanan besar dari mesin. Bila dilakukan berulang kali, kemungkinan besar kompresor akan cepat rusak atau bahkan jika tidak kuat, kompresor akan terlepas. Tentunya ini akan sangat berbahaya.

Jika kompresor AC mobil sudah tidak dapat diperbaiki dan harus diganti, Anda harus mengeluarkan biaya sekitar 1,5 juta untuk yang bekas dan sekitar 2 juta lebih untuk yang baru, tergantung jenis mobilnya. Tentunya Anda tidak mau, kan, AC mobil Anda rusak karena hal sepele?

Karena itu, pastikan Anda menghidupkan dan mematikan AC mobil adalah saat RPM rendah. Sebagai contoh, pada saat berhenti di lampu merah atau saat berkendara pelan. Dengan begitu, magnetic clutch kit dan perangkat kompresor lainnya tidak akan kaget menerima daya besar dari mesin.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *