Televisi merupakan salah satu barang elektronik yang ada hampir di setiap rumah sebagai suatu kebutuhan untuk menghibur diri saat merasa lelah dengan pekerjaan yang ada. Seringkali ketika terjadi masalah dengan tv Anda di rumah hanya dibiarkan saja karena malas untuk membawanya ke tempat Service Televisi. Baru setelah tv mati total Anda membawanya ke tukang service.

Cara Mudah Service Televisi yang Mati Total

Ketahui Fungsi Dalam Setiap Komponen

Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk melakukan service televisi Anda sendiri sehingga menghemat pengeluaran, sebelumnya hal-hal yang harus diperhatikan adalah mengetahui fungsi dalam setiap komponen yang ada di televisi, utamanya fungsi blok, diantaranya yaitu: Antena, Tuner, Video IF, Video Detektor, Video Driver, Video Output, Sound IF, Amplifier, Syncronisasi Separator, Osilator Vertikal, AFC, Osilator Horisontal, dan Horizontal Output

Langkah Service Televisi Sendiri dengan Mudah

Jika Anda malas datang ke tukang servis dengan kerusakan tv yang tidak terlalu parah, baiknya cobalah memperbaikinya sendiri dengan cara berikut.

  1. Bukalah tutup belakang tv, pastikan mesin dilepas dari tabungnya. Pastikan juga kabel yang terhubung dengan tabung sudah terlepas seperti Kop Flyback. Setelah itu lepas rangkaian blok RGB, berhati-hatilah saat melepas soketnya.
  2. Bersihkan debu dan kotoran yang menempel pada jalur PCB. Kemudian lepas transistor panel horizontal.
  3. Pastikan tegangan listrik 220 v dan sekringnya dalam keadaan normal
  4. Anda harus memastikan tegangan elko mencapai 400V(kisaran 250-300 VDC, bukan persis 400 VDC) dan ukurlah tegangan sekundernya 110 hingga 115 VDC
  5. Mengecek komponen satu persatu pada sekunder power supply jika tegangan belum mencapai 110 VDC
  6. Biasakan transistor panel horisontal terlepas saat memperbaiki power supply karena saat power supply hidup, osllator sampai output horizontal hidup akan menghasilkan tegangan tinggi 20-25KV dari flyback.
  7. Cabutlah solderan B+ di kaki flyback yang berhubungan dengan elko B+ 160V agar beban tidak berat. Pastikan transistor panel horizontal tidak terpasang agar tidak terjadi korslet.
  8. Jika tegangan B+ belum keluar, ukurlah komponen aktif seperti transistor satu persatu. Saat menemukan komponen yang rusak segera ganti komponen baru.
  9. Apabila B+ power supply belum keluar dan transistor normal, coba cek diode Zener 110V.
  10. Jika B+ masih belum keluar juga, padahal semua dalam keadaan normal, maka periksa resistornya dengan nilai normal 100-150k.
  11. Power supply televisi tidak hanya memakai transistor sebagai output, akan tetapi ada juga yang memakai STR atau SMR.
  12. Apabila saat tv dihidupkan tetapi listrik mati, maka Anda harus memperbaiki bagian primer power supply (transistor, STR, diode Bridge, dan kapasitor milar 250V atau elko 400V) dan mengatur tegangan sekunder sesuai standar.

Simak juga tips dan trik nya ketika akan membeli televisi. Baca selengkapnya di kabarelektronik.com

Demikian hal-hal yang perlu diperhatikan bagi pemula saat melakukan service televisi di rumah. Anda harus tetap berhati-hati karena kesalahan sedikit saja akan menimbulkan akibat yang fatal.

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *