Anda tentunya mengenal peralatan listrik penghasil angin ini, karena secara umum peralatan listrik ini banyak digunakan dalam setiap rumah sebagai alat bantu untuk memberikan kesejukan udara. Alat yang biasa disebut dengan fan ataupun kipas angin ini, memang banyak digunakan dalam setiap rumah tangga yang ada di Indonesia sebagai penghasil udara segar. Bahkan kipas fan ini seringkali digunakan secara terus menerus, dan hanya diberhentikan dalam waktu tertentu saja, tanpa disadari bahwa hal tersebutlah yang dapat membuat fungsi dari kipas fan tersebut menjadi terganggu dan tidak optimal. Berikut ini daftar kerusakan yang biasa terjadi pada sebuah fan.

 Putaran kipas melambat atau pelan

Kerusakan yang satu ini terjadi akibat tidak optimalnya fungsi bearing pada kipas. Ketidak optimalan fungsi bearing ini, biasa lebih banyak disebabkan karena patahnya penutup dari bearing itu sendiri. Bearing merupakan dudukan tempat as kipas berada, sehingga apabila bagian ini telah memiliki ciri berwarna hitam ataupun gosong, maka dapat dipastikan putaran baling-baling pada kipas tidak akan optimal. Solusi terbaik untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah mengganti bagian bearing tersebut dengan bearing yang baru. Harga bearing ini cukuplah terjangkau yaitu di kisaran 15 ribuan rupiah.

 Kipas bersuara dengung dan tidak dapat berputar

Kerusakan semacam ini lebih sering disebabkan karena bagian fuse ataupun sekring dari kipas putus ataupun rusak. Sekring ataupun fuse ini memiliki fungsi sebagai pengaman pada komponen lainnya, terutama pada bagian kumparan. Apabila kipas angin terlalu sering digunakan, dan kumparan menjadi semakin panas, maka secara otomatis fuse akan putus, untuk melindungi kumparan agar tidak terlalu panas. Untuk mengetahui putus tidaknya fuse ini, harus digunakan alat multitester untuk melakukan pengecekan. Dan solusi dari kerusakan semacam ini adalah mengganti bagian fuse ataupun sekring.

 Kipas tidak dapat berputar ke arah kanan dan kiri

Kerusakan pada kipas fan semacam ini, lebih disebabkan karena mengendornya baut pada bagian dinamo dan roda gigi. Untuk melakukan pengecekan atas kerusakan ini, Anda dapat membuka bagian penutup dinamo ataupun motor dan melakukan pengencangan kembali pada baut yang kendor tersebut. Untuk jenis kipas tertentu yang menggunakan sistem dinamo terpisah, maka periksalah bagian sakelar on of kipas, karena dimungkinkan motor dinamo mengalami kerusakan.

 Tombol speed kipas rusak salah satu

Kerusakan ini paling sering terjadi, akibat seringnya kita mengubah kecepatan pada kipas angin secara sembarang. Untuk mengatasi permasalahan kerusakan ini, solusi yang dapat Anda gunakan adalah memeriksa tombol speed yang memang mengalami kerusakan. Pastikan bahwa tombol tersebut tidak patah ataupun melesat dari kedudukan pasnya. Jika memang telah sesuai, maka dapat dipastikan tidak berfungsinya tombol speed tersebut, akibat dari kerusakan pada bagian motor atau dinamo dari kipas.

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *