Memasak menjadi aktivitas yang umum untuk dilakukan bagi para Ibu di rumah. Tentunya jika memasak, maka membutuhkan api sehingga masakan bisa jadi matang. Jika dulu api hanya bisa didapatkan dengan menggunakan kayu bakar, maka berbeda dengan saat ini dimana api bisa didapat dengan penggunaan kompor. Awalnya ada kompor minyak, kemudian berganti dengan gas dan saat ini sedang populer adanya kompor induksi.

 Mengenal Kompor Induksi Lebih dalam  

Sebetulnya apa itu kompor jenis induksi? Perlu Anda tahu jika kompor jenis induksi ini menciptakan reaksi electromagnet antara pot ataupun panci dengan zona induksi memasak. Cara kerjanya mirip dengan cara kerja baja atau besi menempel di permukaan magnet. Untuk kompor jenis induksi, reaksi magnetik inilah yang dipakai untuk bisa ciptakan panas. Hal ini beda dengan kompor listrik yang biasa dimana hanya memanaskan elemen pemanas lalu panas itu ditransfer ke pancinya.

 

Saat ini penggunaan kompor jenis induksi memang kian marak di kalangan masyarakat. Hal ini karena dunia yang kian modern sehingga peralatan dapur pun juga turut andil dalam teknologi modern. Berikut ini beberapa alasan mengapa banyak orang yang suka menggunakan kompor jenis induksi:

Baca Juga : Kelemahan dan Kekurangan Kompor Elektrik yang Harus Anda Ketahui

  • Kompor induksi mampu bekerja dengan cepat. Anda bisa membuktikannya sendiri dengan mengetes dimana sepanci besar air akan lebih cepat didih ketika menggunakan kompor jenis induksi dibanding ketika Anda menggunakan kompor gas. Tentunya hal ini menjadi keunggulan tersendiri karena kompor jenis induksi mampu digunakan dengan lebih hemat waktu dan biaya tentunya.
  • Keunggulan lainnya yang dimiliki oleh kompor jenis induksi adalah dengan suhu yang presisi. Tentunya hal ini akan berguna saat Anda memasak sebuah hidangan dengan suhu konsisten dan dalam waktu lama. Dengan demikian masakan pun tak akan mudah gosong juga.
  • Seperti ulasan yang sudah dijelaskan sebelumnya dimana kompor jenis induksi ini kinerjanya adalah dengan ciptakan reaksi elektromagnet dengan penggunaan logam panci. Dengan demikian, maka panci yang menjadi panas, namun bukan dari sisi kompornya. Dengan begitu, maka menjadikan dapur terminimalisir panas dan terasa tidak nyaman. Keamanan pun lebih tinggi dibanding dapur yang suhunya naik.
  • Dalam penggunaan kompor jenis induksi, maka Anda pun akan lebih bisa terminimalisir dalam ketidaksengajaan untuk meninggalkan kompor saat kondisinya menyala karena jika tidak ada panci di atasnya, maka tak ada panas yang akan keluar.

 

Selain semua keunggulan tersebut, tak bisa dipungkiri jika desain dari kompor induksi yang sederhana dan modern akan menjadikan dapur tampak lebih stylish dan keren. Selain daripada itu, kompor jenis induksi juga memiliki latar yang rata sehingga dalam proses pembersihannya juga kian mudah tanpa ribet.

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *