Dari dulu hingga sekarang kita mungkin tidak asing dengan produk-produk dari Tiongkok. Semua produknya terkenal murah meriah. Walaupun dulu sebagian besar produk Tiongkok memiliki kualitas yang pas-pasan, kini produk mereka sudah jauh lebih baik. Bahkan untuk segmen barang elektonik, khususnya ponsel pintar, sudah banyak yang terkenal memiliki kualitas luar biasa dan harga elektronik yang sangat murah.

Kita mungkin kadang bertanya-tanya ‘mengapa harga elektonik Tiongkok bisa begitu murah?’ sampai-sampai produsen-produsen elektonik ternama dunia memindahkan produksinya ke Tiongkok. Ternyata ada resepnya, lho. Mau tahu resepnya?

  • Rendahnya upah tenaga kerja

Sebagaimana kita ketahui, Tiongkok adalah negara dengan populasi terbesar di dunia, hingga miliaran jiwa. Ini artinya Tiongkok memiliki banyak sekali tenaga kerja. Tidak seperti di Indonesia yang sering kali diwarnai dengan permintaan kenaikan upah buruh, buruh-buruh di Tiongkok hanya dibayar sangat kecil, bahkan ada yang hanya cukup untuk makan roti mantou saja setiap harinya. Mereka rela dibayar rendah karena mereka sadar (atau bahkan mungkin terpaksa menerima) bahwa persaingan untuk mendapatkan pekerjaan sangat sengit. Dengan rendahnya upah ini, tentu biaya produksi pun semakin rendah hingga imbasnya harga elektonik menjadi sangat murah.

  • Tingginya produktivitas pegawai

Saingan pencari kerja di Tiongkok itu luar biasa banyak. Selain menyadari hal ini, buruh-buruh di sana memang memiliki etos kerja yang lebih cepat dan lebih disiplin. Bila dibandingkan dengan kecepatan produksi di Indonesia, mereka dapat memproduksi barang-barang dengan kecepatan yang jauh lebih tinggi.

  • Baiknya sarana logistik/distribusi

Harga barang dan harga elektronik di Indonesia sering kali menjadi mahal karena jalan yang rusak dan pungutan liar di sana sini. Keadaan ini tidak akan Anda temui di Tiongkok. Pemerintah di sana berusaha keras menciptakan sarana dan pendukung distribusi yang baik. Mereka tidak akan mentolerir berbagai macam tindakan korupsi, termasuk pungli. Saking seriusnya pemerintah di sana, banyak produsen Tiongkok sampai-sampai bisa menyediakan fasilitas free shipping ke seluruh dunia.

  • Efisiensi produksi

Jika kita mau menjual barang ke Amerika atau ke negara lainnya, kita biasanya menggunakan cara konvensional dengan membuat produknya dahulu sampai jadi, lalu dikirim ke negara tujuan. Ini berbeda dengan para produsen di Tiongkok. Untuk melakukan efisiensi, jika mereka akan mengirim hasil produksi itu ke negara lain, mereka akan membuat barang tersebut di atas kapal. Dengan kata lain, mereka melakukan distribusi sambil produksi. Ini benar-benar meningkatkan efisiensi. Coba Anda bayangkan jika kita memerlukan waktu produksi 1 bulan dan distribusi 2 bulan, maka alih-alih menghabiskan 3 bulan, dengan metode ini dalam waktu 2 bulan produksi dan distribusi bisa selesai.

Efisiensi lain yang dilakukan di pelabuhan Tiongkok dan Jepang adalah penerapan sistem penurunan kargo langsung dari kapal-kapal ke atas truk-truk dan langsung dibawa. Bandingkan dengan di Indonesia. Kargo harus masuk dulu ke pelabuhan selama mungkin. Sudah jadi rahasia umum cepat lambatnya barang keluar tergantung dari besar kecilnya uang yang kita keluarkan.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *