Peralatan dapur tak lengkap rasanya jika tanpa blender. Blender bisa digunakan untuk membantu proses Anda memasak, dari mulai menghaluskan bumbu, membuat jus, aneka minuman atau juga membuat smoothie. Ada beberapa blender yang tersedia filter sebagai saringan ampas dan membantu keperluan lain. Namun Anda juga tentu harus pandai-pandai merawat blender. Selain agar bisa awet, juga agar aroma atau bau yang ditinggalkan oleh beberapa bahan seperti bumbu tidak membekas.

Tips Memilih Reksa Dana Online yang Terbaik dan Sesuai dengan Kebutuhan Investasi Anda

Karena kegunaan blender beragam, Anda pun harus tahu bagaimana blender tersebut diperlakukan sesuai pemakaian, dan juga sesuai kegunaan dari setiap wadah atau perangkat-perangkat lainnya. Anda juga harus perhatikan bagaimana cara membersihkan tiap komponennya. Mengingat pentingnya menjaga blender dan merawatnya agar tidak cepat rusak, Anda bisa mengikuti tata cara berikut untuk memilih dan merawat blender Anda.

Pilihan Blender Tepat

Agar mudah merawat blender, maka pilihlah blender yang mudah diaplikasikan. Seperti adanya tombol pengatur kecepatan, wadah atau tabungnya terbuat dari bahan yang tembus pandang dan tidak mudah pecah. Meskipun wadah dari kaca mudah pecah dan lebih berat, namun itu lebih efisien, sebab bahan yang dari plastik akan mudah tergores yang nantinya bisa menyimpan lemak dan aroma dari bahan yang diblender.

Langkah Merawat Blender

  • Jika Anda akan menghaluskan bahan berupa biji atau bumbu kering, pastikan untuk pilih blender yang ada tabung grindernya, sebab mempunyai mata pisau yang lebih kuat untuk menghaluskan bahan tersebut.
  • Sebaiknya isi tabung blender maksimal setengahnya dari kapasitas wadah untuk menghindari motor bekerja terlalu keras yang akan menimbulkan panas pada mesin dan memudahkannya menjadi cepat rusak.
  • Jangan terlalu lama menyalakan blender. Umumnya blender dinyalakan mulai dari 10-30 menit, sesuai instruksi buku panduan blender Anda. Dan jangan lupa untuk memotong bahan makanan yang akan dihaluskan agar tidak terlalu lama.
  • Setelah digunakan, segera cuci blender sampai bersih. Jangan diamkan tabung yang kotor. Saat mencuci pun jangan asal-asalan. Anda bisa mengosongkan terlebih dulu tabung blender, lalu isi tabung dengan air sampai seperempatnya. Tekan tombol blender agar air bisa menyapu bersih bagian dasar dan bagian pisaunya, setelah itu baru bilas dengan air mengalir pakai sabun hingga bersih. Jika ada kabel listrik, jangan cuci bagian tersebut untuk menghindari korsleting. Anda cukup mengelap bagian tersebut.
  • Jika Anda telah menghaluskan bahan yang berbau, Anda bisa memasukkan potongan jeruk nipis dan air secukupnya. Setelah itu Anda bilas dengan air bersih. Tips lain, bisa menggunakan potongan roti tawar, nyalakan blender, diamkan beberapa saat sampai roti menyerap bau dalam wadahnya. Bilas sampah bersih, lalu keringkan dengan lap.
  • Agar mata pisau (grinder) lebih terjaga dari karat, setelah dicuci langsung keringkan dengan lap. Atau agar tetap tajam, masukkan garam sekitar 2 sendok makan, lalu nyalakan blender. Anda bisa lakukan ini setiap satu bulan sekali.
Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *